Mengcopy bbm dari mama tercinta:
Apakah arti kata sukses yang sesungguhnya?
Sukses itu sederhana, tidak ada hubungan dengan menjadi kaya raya,
juga tidak serumit seperti kata Robert Kiyosaki atau Tung Desem Waringin
atau serahasia seperti di dalam buku The Secret.
Sukses tidak perlu dikejar.
Sukses adalah kita sendiri.
Kesuksesan yang terbesar ada pada diri kita sendiri.
Bagaimana kita tercipta dari pertarungan jutaan sperma untuk membuahi 1 ovum,
itu adalah sukses pertama kita.
Bagaimana kita bisa lahir dengan anggota tubuh sempurna tanpa cacat,
itulah kesuksesan kita yang kedua.
Ketika kita disekolahkan bahkan sampai saat kita meraih gelar sarjana,
di setiap menit ada 10 siswa drop out karena tidak mampu mebayar SPP,
itulah sukses kita yang ketiga.
Ketika kita bisa memperoleh pekerjaan di saat 46 juta orang menganggur,
itulah kesuksesan kita yang keempat.
Ketika kita bisa makan 3 kali sehari di saat ada 3 juta orang mati kelaparan setiap bulannya,
itulah sukses kita yang kelima.
Sukses terjadi tiap hari, namun tidak banyak orang yang menyadarinya.
Saya sangat tersentuh ketika menonton film Click! yang dibintangi Adam Sandler,
"Family comes first," begitu kata-kata terakhirnya kepada anaknya sebelum tokoh yang diperankan Adam meninggal.
Saking sibuknya Si Adam Sandler mengejar kesuksesan, dia sampai tidak sempat meluangkan waktu untuk anak dan istrinya hingga bahkan tidak sempat menghadiri hari pemakaman ayahnya sendiri.
Keluarganyapun berantakan,
istrinya yang cantik menceraikannya,
anak-anaknya kini tidak mengenal siapa ayahnya.
Sukses bukan suatu hal yang rumit dan sukar didapat.
Sukses tidak melulu soal harta, rumah mewah, mobil sport, jam Rolex,
pensiun muda, menjadi pengusaha, punya kolam renang atau helikopter,
atau punya istri cantik bak model dan resort mewah di Karibia.
Sukses yang sejati adalah hidup dengan penuh rasa syukur atas apa yang sudah kita dapatkan.
So, be successful my friend! :D
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment